Aksesibilitas

The WordPress community and the open source WordPress project is committed to being as inclusive and accessible as possible. We want users, regardless of device or ability, to be able to publish content and maintain a website or application built with WordPress.

WordPress berupaya untuk membuat Admin WordPress dan paket tema sepenuhnya sesuai dengan WCAG 2.0 AA.

Semua pembaruan kode yang dirilis di WordPress harus sesuai dengan panduan Standar Pengkodean Aksesibilitas WordPress. Beberapa fitur dan fungsi yang saat ini masih dalam pengembangan mungkin tidak sepenuhnya sesuai, dan masalah-masalah yang ditemukan tercatat di WordPress Trac “accessibility” focus.

Karena proyek WordPress tidak dapat menjamin semua Tema sesuai pedoman aksesibilitas, tema bertanda accessibility-ready telah ditinjau oleh Theme Review Team untuk memastikan bahwa tema-tema tersebut memenuhi persyaratan dasar aksesibilitas.

Tim Aksesibilitas

Tim Aksesibilitas WordPress menyediakan petunjuk aksesibilitas untuk semua proyek untuk meningkatkan aksesibilitas dari sistem inti dan sumber daya WordPress.

Buku Panduan Aksesibilitas berisi tentang praktek terbaik untuk aksesibilitas web, daftar peralatan aksesibilitas, pengujian yang kita lakukan untuk meningkatkan WordPress, tema, dan plugin, dan panduan berkontribusi di aksesibilitas WordPress.

Untuk melaporkan masalah Aksesibilitas yang Anda alami di WordPress atau non-WordPress.org, harap baca halaman Accessibility Handbook di Pelaporan Masalah Aksesibilitas.

Pernyataan ATAG

Garis Panduan Aksesibilitas Alat Penulisan versi 2.0, atau ATAG, adalah perangkat garis panduan yang mengatur bagaimana membuat peralatan untuk membuat halaman web yang aksesibel (ramah disabilitas) dan mendorong pembuatan konten yang aksesibel.

Standar kode aksesibilitas WordPress accessibility mewajibkan kode baru atau pembaruan kode untuk memenuhi standar Garis Panduan Aksesibilitas Konten Web (WCAG) versi 2.0 pada tingkat AA. Kepatuhan ATAG adalah target tambahan setelah kepatuhan WCAG.

Aplikasi yang sepenuhnya memenuhi ATAG 2.0 harus bukan hanya dapat digunakan oleh orang dengan kebutuhan khusus, tetapi juga harus memungkinkan dan mendorong semua pengguna untuk menghasilkan konten yang dapat diakses dan membantu mereka memperbaiki kesalahan aksesibilitas, tanpa mewajibkan tambahan alat atau program pelengkap.

WordPress saat ini tidak memenuhi standar ATAG 2.0, tetapi berjanji akan mengejar fitur yang aksesibel dan yang menolong pengguna membuat konten aksesibel dalam usaha jangka panjang meraih kepatuhan standar ATAG.