Balasan Forum telah dibuat

Melihat 15 balasan - 31 sampai 45 (dari total 63)
  • Forum: Komunitas Pengguna
    Dalam balasan untuk: Multi Template, Bisakah ?
    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Hm…, kebetulan saya belum begitu paham dengan WP-MU itu. Tapi berdasarkan contoh penggunaan di detik.com (www.blogdetik.com) sepertinya terlalu gede dan tidak sesuai dengan yang saya inginkan, karena masing-masing memiliki halaman admin (penginputan informasi/artikel/news).

    Adapun gambaran kebutuhan saya adalah sbb:
    1. Website Utama, ini adalah website induk perusahaan dimana data dan informasi dimasukkan. Jika menggunakan wordpress, maka halaman adminnya ada disini, dan disimpan di domain utama.

    2. Website Anak, diperuntukkan untuk cabang-cabang dan disimpan dalam sub domain. Sementara untuk penginputan data/informasinya menggunakan admin page yang ada di website utama tersebut (dibuatkan user tersendiri).

    Sebenarnya sih saya pernah buat dengan cara sbb.:
    1. Saya install wordpress di domain utama sebagai website utama
    2. saya buatkan sendiri template/halaman HTML/PHP di sub domain dengan membaca dan mengambil data dari database wordpress yang saya install di domain utama (website utama) tersebut.

    Nah, pada template buatan sendiri ini saya menggunakan script berikut untuk menampilkan datanya:

    $RsArtikel = mysql_query($query_RsArtikel, $fashion) or die(mysql_error());
    $totalRows_RsArtikel = mysql_num_rows($RsArtikel);
    do {
    if ($row_RsArtikel['ID']<>'')
    {
      echo '• <a href="article.php?recid=' . $row_RsArtikel['ID'] . '"><font size="2" face="Arial, Helvetica, sans-serif">' . $row_RsArtikel['post_title'] . "</font></a><br />";
    }} while ($row_RsArtikel = mysql_fetch_assoc($RsArtikel));

    Hanya saja isi artikel jadi menyatu, dimana paragraph-parahraph yang seharusnya terpisah bergabung menjadi satu semuanya. Jadinya informasi yang ditampilkan jadi berantakan. Untuk mengatasi hal ini, saya lakukan trik dengan menghilangkan centang pada bahagian “Visual Editor” yang ada di admin page, dan pada saat penginputan informasi/artikelnya saya menambahkan kode-kode html sendiri, misalnya <p>.....</p>, <br />, dsb.

    Hanya saja jika menggunakan cara ini jadinya repot banget pada saat penginputan informasi/artikel.

    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Waduh makasih bang huda, infonya berguna banget nih. Oh iya, untuk pertanyaan saya sebelumnya dalam topik “Belajar CSS” sudah saya dapat jawabannya dari milis sebelah 🙂

    Thanks,

    Forum: Komunitas Pengguna
    Dalam balasan untuk: Belajar CSS untuk WordPress
    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Pertanyaan Kedua:

    Kalau menggunakan css, bagaimana menampilkan logo sebagai H1 dan ada daftar menu disampingnya? kalau menggunakan table kira-kira formatnya sbb:

    <table width="100%"  border="0" cellspacing="0" cellpadding="0">
      <tr>
        <td width="25%"><h1>My Logo</h1></td>
        <td width="9%" align="center">Home</td>
        <td width="10%" align="center">Forum</td>
        <td width="14%" align="center">Hubungi Saya </td>
        <td width="42%">&nbsp;</td>
      </tr>
    </table>

    Nah, kalau bentuk format css-nya bagaimana? Halaman yang saya coba mau buat bisa dilihat di http://test.acepsudrazat.com

    Forum: Komunitas Pengguna
    Dalam balasan untuk: Masalah Penggunaan Permalink
    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Yah.., mungkin benar seperti yang pak huda katakan, mungkin waktu itu saya tidak sengaja klik sana sini dan ternyata jadi bagus 🙂

    Tapi saya memang ada kasus seperti ramam tapi saya tidak tahu apakah sama atau tidak. Waktu itu saya install/taruh wordpressnya bukan di root direktori tapi dam sebauh direktori. Dan setiap saya atur pernalinknya jadi error seperti itu. Dan ketika saya pindahkan ke root direktori jadi bagus.

    Contohnya saya punya website:
    http://www.websiteku.com, dan wordpressnya saya taruh/install di http://www.sebsiteku.com/myblog

    Jadi jika saya mau atur permalinknya selalu tidak bisa alias error seperti yang diatas, tapi klo saya set ke default bisa. Waktu itu saya coba pindahkan ke root (dalam hal ini wordpress saya install di http://www.websiteku.com) dan akhirnya permalinknya bisa diatur.

    Forum: Komunitas Pengguna
    Dalam balasan untuk: Belajar CSS untuk WordPress
    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Oo iya benar, ternyata masalahnya disitu. Sudah saya set margin untuk body ke 0 dan sekarang sudah bagus. Thanks.

    Forum: Komunitas Pengguna
    Dalam balasan untuk: Belajar CSS untuk WordPress
    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Ok, saya sudah upload ke hosting, bisa dilihat di http://test.acepsudrazat.com.

    Sepertinya top marginnya yang bermasalah kali’ ya…

    Forum: Komunitas Pengguna
    Dalam balasan untuk: Memfilter Daftar Kategori
    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Kalau untuk filter category yang diaktifkan dari “Setting+Widget” gimana ya?

    Forum: Komunitas Pengguna
    Dalam balasan untuk: Masalah Penggunaan Permalink
    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Kalau saya punya sudah baikan, padahal tidak saya apa-apakan (kira-kira selangnya sehari). Kesimpulan saya, mungkin dia butuh waktu beberapa saat (alias dibiarkan beberapa saat lamanya)

    Forum: Komunitas Pengguna
    Dalam balasan untuk: Memproteksi Sebuah Halaman
    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Sip bang huda, cara seperti itu yang saya maksud. Ok deh, berarti gue sudah dapat caranya nih 🙂

    Forum: Komunitas Pengguna
    Dalam balasan untuk: Memproteksi Sebuah Halaman
    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Bukan dengan metode itu, jadi maksudnya semua artikel (postingan) hanya dapat dibaca oleh yang ada dalam daftar user blog saya. Misalkan di file “single.php” dipasangi script untuk mendeteksi apakah sudah login atau belum, dan klo belum diredirect ke form loginnya WP.

    Forum: Komunitas Pengguna
    Dalam balasan untuk: Mengatur Warna Link
    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Ya…, sepertinya metode yang pak huda katakan memang lebih baik. Semua aplikasi/template WP buatan orang saya lihat kalau di preview memang sepertinya bagus untuk dibaca oleh search engine, tetapi klo websitenya di buka enak untuk dibaca oleh manusia.

    Sayang sekali saya belum paham betul mengenai konsep yang pak huda katakan, soalnya sejak lama saya terbiasa menggabungkan seperti itu. Ada buku referensi yang cocok tidak ya pak untuk saya pelajari, terutama untuk keperluan WP ini. Klo bisa sih yang berbahasa indonesia (habis inggris saya masih pas2an soalnya nih)

    Forum: Komunitas Pengguna
    Dalam balasan untuk: Mengatur Warna Link
    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Ok deh, sudah bekerja dengan baik. Hm…, saya kebetulan terbiasa menggabungkan style dan struktur html pak (atau manggilnya apa nih?!?). Jadi kadang kelupaan atau males ntuk pisahkan 🙂

    Tapi masukan dari rekan-rekan, terutama dari pak huda dan daniiswara sangat berharga buat saya dan saya coba nanti.

    Thanks,

    Forum: Komunitas Pengguna
    Dalam balasan untuk: Mengatur Warna Link
    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Jadi gimana pak huda, apa sudah dilihat sourcenya? yang menjadi masalah adalah link “login” dan “uncategories”. Sementara link “home” itu adalah link biasa. Rencananya klo kasus ini tidak bisa, saya akan buatkan link secara manual (bukan menggunakan fungsi WP tersebut, tetapi seperti link “Home”)

    Forum: Komunitas Pengguna
    Dalam balasan untuk: Pengaturan Akses Login User
    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Eh sory, yang ini saya sudah dapat caranya. Yaitu dengan memanfaatkan get_userdata(1); 🙂

    Forum: Komunitas Pengguna
    Dalam balasan untuk: Mengatur Warna Link
    Pencetus Utas acepsdr

    (@acepsdr)

    Ooo lokasi websitenya toh yang dimaksud. bapak bisa lihat disini nih
    http://member.acepsudrazat.com

Melihat 15 balasan - 31 sampai 45 (dari total 63)